Padang, Sumbar – Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Sumatera Barat mulai menunjukkan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pengelolaan ruang tahanan dan barang bukti.
Direktur Tahti Polda Sumbar yang baru, AKBP Purwanto H. Subekti, S.Sos., bersama Wakil Direktur Tahti Kompol Anton Luter, S.H., M.H., turun langsung melakukan pengecekan dan kontrol di Rumah Tahanan Mapolda Sumbar, Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.
Pengecekan tersebut meliputi kondisi para tahanan atau warga binaan, situasi dan keamanan ruang tahanan, serta kekuatan dan kelengkapan personel piket jaga. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek pengamanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi tahanan maupun petugas.

Dirtahti Polda Sumbar AKBP Purwanto H. Subekti menegaskan bahwa pengawasan langsung di lapangan merupakan bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan tahanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada prinsip Polri Presisi.
“Kami ingin memastikan seluruh proses pengamanan dan pelayanan di Rutan Tahti berjalan sesuai aturan. Tidak boleh ada kelalaian, apalagi penyimpangan. Setiap personel harus bekerja disiplin, bertanggung jawab, dan mengedepankan pelayanan yang humanis, ” ujar AKBP Purwanto di sela kegiatan.
Selain mengecek kondisi fisik rutan dan kelengkapan sarana prasarana, Dirtahti juga memberikan arahan langsung kepada personel jaga.
Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta meningkatkan kewaspadaan dan kesiap-siagaan dalam melaksanakan tugas.
“Petugas jaga adalah garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kepercayaan publik. Laksanakan tugas sesuai SOP, jangan bermain-main dengan aturan, dan layani setiap kebutuhan warga binaan secara profesional dan berperikemanusiaan, ” tegasnya.
Sementara itu, Wadir Tahti Kompol Anton Luter menambahkan bahwa pengecekan rutin akan terus dilakukan sebagai bagian dari sistem pengawasan berlapis. Menurutnya, disiplin dan kesiapsiagaan personel menjadi kunci utama dalam mencegah gangguan keamanan, termasuk upaya pelarian maupun penyalahgunaan wewenang.
Melalui kegiatan ini, Dit Tahti Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola rutan dan barang bukti yang lebih tertib, aman, dan transparan. Langkah tersebut sejalan dengan upaya Polda Sumbar dalam mewujudkan Polri yang Presisi, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat.
(Berry)

Dina Syafitri