Pariaman, Sumbar– Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat meluncurkan dan menggelar workshop Kurikulum Lalu Lintas bagi madrasah dan pondok pesantren di bawah naungan Kementerian Agama Kota Pariaman.
Program ini bertujuan menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini di kalangan pelajar.
Kegiatan yang dilaksanakan di MTsN 1 Kota Pariaman, Selasa (10/2/2026), diikuti para kepala madrasah dan pondok pesantren se-Kota Pariaman, guru PPKn, perwakilan siswa, serta jajaran Kementerian Agama setempat.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar Kompol Rosita Imelda Ifadi, S.H., yang mewakili Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, menyampaikan bahwa kurikulum ini dirancang sebagai bagian dari pendidikan karakter untuk membentuk generasi yang disiplin dan peduli keselamatan di jalan raya.
“Program ini bertujuan menanamkan kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini, khususnya di lingkungan madrasah dan pondok pesantren, ” ujarnya saat membuka kegiatan.
Ia menegaskan, integrasi materi keselamatan lalu lintas dalam pembelajaran diharapkan mampu menciptakan pelajar yang sadar hukum, patuh aturan, serta berkontribusi dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan materi terkait pengenalan rambu lalu lintas, etika berkendara, prinsip keselamatan jalan, hingga metode pengintegrasian kurikulum lalu lintas ke dalam proses belajar mengajar.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Kementerian Agama Kota Pariaman yang berharap para tenaga pendidik dapat mengimplementasikan kurikulum tersebut secara efektif di satuan pendidikan masing-masing.
Melalui program ini, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen mendorong pembentukan budaya tertib berlalu lintas berbasis pendidikan, sebagai langkah preventif jangka panjang dalam menciptakan keselamatan berkendara di wilayah Sumatera Barat.
(Berry)

Dina Syafitri