Orang Tua Tiara Fadilla Temui Kapolda Sumbar, Empat Tahun Tanda Tanya Kasus Kecelakaan Terjawab

    Orang Tua Tiara Fadilla Temui Kapolda Sumbar, Empat Tahun Tanda Tanya Kasus Kecelakaan Terjawab

     Padang, Sumbar – Empat tahun setelah kepergian Tiara Fadilla akibat kecelakaan lalu lintas di Payakumbuh, orang tua korban akhirnya mendapatkan kejelasan dan ketenangan batin usai bertemu langsung dengan Kapolda Sumatera Barat di Mapolda Sumbar. (15/1/2025)

    Melalui gelar perkara khusus dan dialog terbuka, seluruh keraguan keluarga dijawab secara objektif, transparan, dan humanis.

    Kasus yang terjadi pada Februari 2021 itu sebelumnya telah diproses sesuai prosedur hukum, mulai dari penanganan oleh Satlantas Polres Payakumbuh, pelimpahan perkara ke Kejaksaan setelah berkas dinyatakan lengkap (P-21), hingga diputus Pengadilan Negeri Payakumbuh. 

    Namun, keluarga korban masih menyimpan pertanyaan terkait kondisi medis dan penyebab luka yang dialami almarhumah.

    Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sumbar menghadirkan pejabat terkait dan penyidik yang pernah menangani perkara, sehingga penjelasan dapat disampaikan secara menyeluruh. 

    Ibu korban mengaku lega setelah mendapatkan klarifikasi langsung, termasuk penjelasan medis mengenai luka yang selama ini menimbulkan kecurigaan.

    “Alhamdulillah, sekarang saya sudah lega. Semua sudah dijelaskan seterang-terangnya. Dulu saya kira ada luka parah dan bekas cekikan, ternyata hanya lecet dan lebam mayat. Sekarang saya paham, ” ujar ibu korban dengan haru.

    Kapolda Sumbar menegaskan bahwa memberikan kejelasan kepada masyarakat, terutama dalam perkara lama yang menyisakan beban emosional, merupakan tanggung jawab moral institusi Polri.

    “Kami bekerja bukan hanya menjalankan tugas, tapi juga sebagai tanggung jawab dunia dan akhirat. Yang terpenting, Ibu sekarang sudah mendapatkan kejelasan dan ketenangan, ” ujarnya.

    Dalam dialog tersebut, Kapolda juga menaruh perhatian pada kondisi keluarga korban. Mengetahui adanya kesulitan biaya untuk Praktek Kerja Lapangan (PKL) anak korban yang lain, Kapolda menginstruksikan jajarannya untuk membantu memfasilitasi tempat PKL di lingkungan Polda atau Polres.

    Langkah ini mendapat apresiasi dari keluarga. Ibu korban menyampaikan rasa terima kasih karena tidak hanya mendapat kejelasan atas kematian putrinya, tetapi juga perhatian terhadap masa depan anaknya yang lain.

    Pendekatan terbuka dan humanis yang dilakukan Polda Sumbar ini menjadi cerminan komitmen Polri dalam mengedepankan transparansi dan empati, sekaligus memperkuat kepercayaan publik bahwa Polri hadir sebagai penegak hukum sekaligus pelindung dan pengayom masyarakat.

    (Berry)

    orang tua tiara fadilla temui kapolda sumbar empat tahun tanda tanya kasus kecelakaan terjawab humas polda sumbar
    Dina Syafitri

    Dina Syafitri

    Artikel Sebelumnya

    Tim Macan Pelangai Gerebek Kamar Hotel di...

    Artikel Berikutnya

    Korupsi Dana Hibah, Tiga Mantan Pengurus...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan
    Buron Tambang Ilegal Samin Tan Jadi Tersangka Korupsi
    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan

    Ikuti Kami