Padang – Polda Sumatera Barat memastikan kondisi kesehatan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Singgalang 2026 tetap prima melalui pemeriksaan medis intensif yang dilakukan Subsatgas Dokkes.
Pengecekan kesehatan dilakukan secara maraton pada 13–25 Maret 2026 di sejumlah titik strategis, termasuk Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan, serta saat pengamanan malam takbiran dan pelaksanaan Salat Idul Fitri.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan, langkah ini merupakan upaya memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu akibat kondisi kesehatan petugas di lapangan.
“Kami ingin memastikan setiap personel mendapatkan pengawasan medis yang memadai. Operasi Ketupat merupakan tugas yang menguras energi, sehingga kondisi fisik anggota menjadi prioritas, ” ujarnya.
Tim kesehatan yang dipimpin Penda dr. Yudi Candra bersama Bripda Hizrah Alkhairi melakukan pemeriksaan tekanan darah, konsultasi kesehatan, serta pemberian suplemen vitamin guna menjaga daya tahan tubuh personel.
Plt Kabiddokkes Polda Sumbar AKBP dr. Faisal menegaskan pihaknya memberikan dukungan medis penuh selama operasi berlangsung, terutama bagi anggota yang bertugas pada malam hari dan di ruang terbuka.
“Kami melakukan pengecekan rutin sekaligus membagikan vitamin untuk menjaga imunitas personel. Sejauh ini, kondisi kesehatan anggota terpantau baik dan terkendali, ” kata Faisal.
Hingga berakhirnya rangkaian pengamanan, Subsatgas Dokkes melaporkan tidak adanya kendala medis yang signifikan. Situasi operasional di lapangan juga dipastikan tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026.
(Berry)

Dina Syafitri